Muhammad Abdullah Azzam
31 Mei 2018•Update: 31 Mei 2018
Yusuf Hatip
BRUSSELS
Uni Eropa mengungkapkan kekhwatirannya mengenai peningkatan jumlah penangkapan terhadap para pembela hak asasi manusia dan aktivis di Mesir.
Dalam sebuah pernyataan dari Layanan Urusan Luar Uni Eropa (EEAS), UE menuturkan bahwa stabilitas dan keamanan akan tercapai dengan menghormati hak asasi manusia. UE juga mengingatkan pemerintah Mesir agar menghormati kebebasan berekspresi dan segala kritikan.
Pernyataan tersebut juga menyerukan kepada para pejabat pemerintah Mesir untuk memenuhi kewajiban internasional.
"Peningkatan jumlah penangkapan terhadap pembela hak asasi manusia dan para aktivis di Mesir selama beberapa minggu terakhir ini membuat kami khawatir," ungkap pernyataan tersebut.
Akhir-akhir ini, beberapa aktivis terkemuka seperti Haytham Muhammadayn, Shadi al-Ghazali dan Wail Abbas telah ditahan oleh otoritas Mesir.