İqbal Musyaffa
15 Desember 2017•Update: 17 Desember 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Sepanjang bulan November, Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan rupiah mengalami penguatan atau terapresiasi atas dolar AS (USD) dan dolar Australia (AUD).
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan penelitian BPS terhadap tempat penukaran valuta asing (money changer) berada di angka Rp13.490,31 per USD. Sementara nilai tukar rupiah terhadap AUD sebesar Rp10.018,75 per AUD.
“Rupiah terapresiasi 0,24 persen atas dolar AS dan 2,15 terhadap dolar Australia bila dibandingkan minggu keempat Oktober,” ungkap Kepala BPS Suhariyanto, Jumat.
Selanjutnya, Suhariyanto mengatakan rupiah justru melemah atau terdepresiasi terhadap mata uang yen Jepang sebesar 1,27 persen dengan nilai tukar Rp120,42 per yen Jepang.
Dengan Euro, rupiah juga melemah sebesar 0,33 persen dengan nilai tukar Rp15.950,72 per Euro.
BPS, menurut dia, mengamati keempat mata uang tersebut karena hampir selalu diperdagangkan di seluruh provinsi yang ada di Indonesia.
Pelemahan rupiah terhadap yen Jepang yang terbesar terjadi di Papua dengan 2,84 poin. Sementara pelemahan rata-rata nasional rupiah terhadap yen sebesar 1,51 poin.
Kemudian, pelemahan nilai tukar rupiah atar Euro yang terbesar terjadi di Riau dengan nilai tukar mencapai RP16.000 per Euro dan juga Sulawesi Barat yang mencapai Rp16.091 per Euro pada minggu terakhir November.