Rhany Chairunissa Rufinaldo
01 November 2018•Update: 02 November 2018
Muhammed Ali Gurtas
ANKARA
Turki menunjukkan kemajuan penting dalam perbaikan untuk meningkatkan iklim bisnis, Bank Dunia mengumumkan pada Rabu.
"Turki mencatat rekor reformasi bisnis dalam satu tahun terakhir, membuat negara ini menjadi salah satu dari 10 negara dengan peningkatan teratas tahun ini," kata bank dunia dalam sebuah pernyataan.
Menurut laporan yang berjudul "Doing Business 2019 - Pelatihan untuk Perbaikan," perbaikan tahun lalu mempercepat upaya Turki untuk meningkatkan iklim bisnis bagi usaha kecil dan menengah domestik (UKM).
Laporan itu juga mengatakan bahwa dalam lima tahun terakhir, Turki hanya mengalami satu kali perbaikan per tahun.
"Sebagai hasil dari perbaikan tahun lalu, Turki maju ke posisi 43 dalam peringkat global kemudahan untuk melakukan bisnis ."
Johannes Zutt, Direktur Bank Dunia untuk Turki, mengatakan "saya senang bahwa pemerintah menempatkan agenda penting soal peningkatan iklim bisnis sebagai prioritas untuk meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja."
"Mengingat lingkungan ekonomi saat ini di Turki, bagaimanapun, mendorong komunitas bisnis global dan pengusaha lokal untuk menyederhanakan proses kegiatan usaha dalam banyak wilayah bisnis," kata Zutt.
Sebagaimana tertulis dalam laporan, Turki menerapkan total tujuh perbaikan, diantaranya dalam memulai bisnis, berurusan dengan izin konstruksi, mendapatkan kredit, membayar pajak, perdagangan lintas batas, penerapan kontrak, dan menyelesaikan kebangkrutan.
"Negara ini melakukan yang terbaik di bidang penerapan kontrak, dengan posisi ke-19 di peringkat global, dan posisi ke-26 dalam perlindungan investor minoritas."
"Sebagai contoh, menyelesaikan sengketa komersial melalui pengadilan tingkat pertama lokal di Turki memakan biaya 25 persen dari nilai klaim, dibandingkan dengan 26,3 persen rata-rata regional," kata bank tersebut.
Bank Dunia juga mencatat bahwa Turki adalah salah satu dari tujuh negara di dunia yang mendapat nilai 15 atau lebih tinggi dalam kualitas indeks administrasi peradilan.
"Turki juga berkinerja baik di bidang pendaftaran properti, dengan posisi ke-39 dalam peringkat global," katanya.