Erric Permana
17 Desember 2017•Update: 17 Desember 2017
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo meminta masyarakat untuk selalu waspada dan siaga terhadap bencana gempa dan potensi tsunami seperti yang terjadi pada Jumat malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa berkekuatan 6,9 SR mengguncang sebagian wilayah Pulau Jawa dan menimbulkan peringatan tsunami.
"Saya terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap gempa terutama yang berada di tengah laut karena itu bisa menimbulkan tsunami," ujar dia setelah menghadiri Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di pelataran Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 16 Desember 2017.
Namun setelah peristiwa itu, Kepala Negara memastikan bahwa sistem peringatan dini terhadap bencana di Indonesia telah berjalan dengan semestinya.
"Saya kira masyarakat tidak perlu terlalu resah karena peristiwa Jumata malam menunjukkan bahwa peringatan dan evakuasi mandiri suatu yang bagus karena negara kita memang dikelilingi oleh titik gempa," kata dia
Selain itu, Presiden mengapresiasi respons langsung yang diberikan masyarakat terhadap peringatan dini yang diberikan BMKG terkait potensi tsunami setelah gempa terjadi. Presiden sendiri terus memantau kabar tersebut hingga pukul tiga pagi tadi.
"Saya kira ini sebuah hal yang sangat baik dan alhamdulillah sudah tidak terjadi apa-apa. Masyarakat sudah kembali ke rumah dan penanganan dampak dari gempa Jumat malam juga telah dilakukan," tuturnya.
Dirinya juga telah menerima laporan terkait adanya tiga korban jiwa dari bencana Jumat malam dan kerusakan sejumlah rumah terdampak gempa
Pemerintah memastikan akan terus memantau kondisi terkini dari penanganan korban gempa dan sejumlah kerusakan itu.