Hayati Nupus
27 November 2017•Update: 27 November 2017
Hayati Nupus
SOLO, Jawa Tengah
Abdul Manan dan Revolusi Riza resmi terpilih sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia secara aklamasi pada Kongres X AJI, Senin dini hari di Solo, Jawa Tengah.
Keduanya akan memimpin AJI Indonesia periode 2017-2020 dan melanjutkan estafet kepemimpinan Suwarjono dan Arfi Bambani.
Manan merupakan redaktur desk nasional Tempo sedang Revolusi Riza merupakan Kepala News Production CNN Indonesia TV.
Sebelumnya Manan pernah menjadi Sekretaris Jenderal AJI Indonesia periode 2005-2008 mendampingi Ketua Umum Heru Hendratmoko. Manan juga pernah memimpin Federasi Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen periode 2013-2016.
Selain melaksanakan amanat kongres, Manan juga memetakan tiga hal penting yang akan menjadi fokus program AJI Indonesia ke depan. Yaitu penguatan AJI Kota, peningkatan kapasitas anggota dan menaikkan posisi tawar AJI dengan memanfaatkan segala sumber daya demi suksesnya advokasi kebebasan pers.
“Bertambahnya kapasitas akan berdampak pada sektor ekonomi, ini sepaket dengan upaya peningkatan kesejahteraan yang dikampanyekan AJI selain lewat pendirian serikat,” kata dia.
Sedang Revolusi mengatakan bahwa tiga tahun ke depan merupakan periode berat dengan adanya Pilkada serentak, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden. Selain itu, lanskap media berubah seiring berkembangnya teknologi, dengan menurunnya oplah media cetak dan migrasi TV analog ke digital.
“Tantangan ini harus kita hadapi bersama,” kata dia.