25 Februari 2018•Update: 26 Februari 2018
Selen Temizer and Burak Karacaoglu
AFRIN, Suriah/ANKARA
Tentara Turki dan Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) membebaskan delapan desa lagi dari teroris YPG / PKK-Daesh pada Minggu sebagai bagian dari Operasi Ranting Zaitun di Afrin, barat laut Suriah.
Desa "Omranli" di Sharran, sebelah timur laut Afrin, dan desa Meydan Akbis dan "Bandira" di Bulbul, barat laut Afrin telah dibersihkan dari YPG / PKK-Daesh, menurut koresponden Anadolu Agency.
Selain itu, Desa Syaikh Muhammad, Kunda Dudu, Samalik, "Velikli" dan "Kavanda" di daerah Rajo, terletak di barat laut Afrin, dibersihkan dari semua teroris pada Minggu pagi.
Sejak meluncurkan operasi pada 20 Januari, militer Turki dan FSA membebaskan 112 lokasi termasuk satu pusat distrik, 84 desa, 20 gunung dan perbukitan strategis serta satu basis YPG / PKK-Daesh.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta untuk melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah.
Militer juga mengatakan bahwa hanya target teroris yang dihancurkan dan menekankan pentingnya memberikan perlindungan serta tidak membahayakan warga sipil manapun.
Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Assad di Suriah meninggalkan kota tanpa melakukan perlawanan apapun terhadap kelompok teroris tersebut.