Shenny Fierdha
27 Oktober 2017•Update: 27 Oktober 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya pada Jumat masih memeriksa pemilik gudang mercon di Tangerang, Banten, yang terbakar kemarin pagi dan menewaskan 47 orang.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan bahwa si pemilik bernama Indra Liyono (40) sudah tiba siang ini di Polda Metro Jaya dan sampai sekarang masih menjalani pemeriksaan.
"Pemiliknya kemarin [Kamis] sedang berada di Malaysia dan ketika mendengar kabar tentang kebakaran ini, ia langsung terbang ke Indonesia dan pergi ke Polsek [Kepolisian Sektor] Tangerang. Ia sempat diinterogasi di sana," kata Argo saat ditemui wartawan di kantor Polda Metro Jaya di Jakarta, Jumat.
Argo mengatakan bahwa Indra telah membawa serta sekitar 12 dokumen yang menyangkut perizinan gudang miliknya.
Selain itu, Argo pun mengatakan bahwa Polda telah memeriksa tujuh orang saksi kebakaran yang terdiri dari lima orang karyawan gudang dan dua orang warga sekitar.
Argo membantah kabar bahwa pintu gudang terkunci sehingga banyak karyawan terperangkap. Berdasarkan keterangan dari para saksi, beberapa karyawan gudang berhasil melarikan diri melalui pintu depan gudang.
"Jadi pintu depan tak dikunci," kata Argo.
Polisi sudah menyita sejumlah barang bukti seperti kawat yang dipakai untuk membuat mercon, 28 unit motor dan 20 unit mobil karyawan yang terbakar.
Argo pun belum bisa memastikan penyebab kebakaran serta apakah gudang dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran sebab olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung.
Gudang mercon yang beralamat di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi Desa Belimbing RT 20 RW 10 Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang tersebut meledak pada Kamis pukul 09.00 pagi.
Api baru berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran pukul 12.00 WIB setelah mengerahkan 11 unit mobil pemadam.
Selain menewaskan 47 orang, insiden ini juga melukai 46 orang karyawan.