Skip To Content
logo
logo
  • TURKIYE
  • DUNIA
  • ANALISIS
  • EKONOMI
  • BUDAYA
  • TEKNOLOGI & SAINS
Türkçe
English
BHSC
Pусский
Français
العربية
Kurdî
کوردی
Shqip
فارسی
македонски
Bahasa Indonesia
Español
Nasional

Presiden Joko Widodo dorong repatriasi pengungsi Rohingya

Semakin lama krisis dibiarkan, akan berdampak munculnya radikalisme dan perdagangan manusia
Erric Permana
13 November 2017•Update: 14 November 2017
Presiden Joko Widodo dorong repatriasi pengungsi Rohingya
Jakarta Raya

Erric Permana

JAKARTA

Presiden RI Joko Widodo berharap pembahasan antara Myanmar dan Bangladesh mengenai pemulangan (repatriasi) Muslim Rohingya bisa segera rampung.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo pada pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-31 yang diselenggarkaan di Manila, Filipina, pada Senin.

“Segera diselesaikan dan diimplementasikan,” desak Presiden di depan kepala negara ASEAN yang hadir.

Dia pun meminta negara-negara ASEAN untuk segera bertindak mengatasi permasalahan yang dialami Muslim Rohingya. Sebab, kata dia, krisis kemanusiaan yang terjadi di Rakhine State, Myanmar, itu telah menjadi perhatian dunia internasional.

“Kita juga tidak dapat berdiam diri,” tegas Joko Widodo.

Untuk mengatasi krisis kemanusiaan ini, kata dia, harus ada kepercayaan dan solidaritas di antara negara anggota ASEAN. Jika semakin lama dibiarkan, akan berdampak pada keamanan dan stabilitas kawasan, termasuk munculnya radikalisme dan perdagangan manusia.

“Kita harus bergerak bersama. Myanmar tidak boleh tinggal diam, ASEAN juga,” tambah Presiden.

Presiden Jokowi juga berharap agar The ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster management (AHA Centre) dapat memperoleh akses secara penuh untuk membantu.

“Kegiatan AHA Centre di Myanmar akan baik bagi Myanmar dan ASEAN,” ucap Presiden.

Di akhir pidatonya, Presiden menegaskan sekali lagi bahwa krisis kemanusiaan di Rakhine State perlu segera diselesaikan.

“Dan akan baik jika ASEAN menjadi bagian penyelesaian masalah. Kita harus buktikan kepada masyarakat kita dan dunia bahwa kita mampu menangani masalah kita,” kata Presiden Jokowi.

related_topics:
rohingyajoko widodoIndonesiaasean
news_share

news_share_descriptionsubscription_contact

subscription
logo

Reporting the Changing World

next-sosyalX/TwitterFacebookYouTubeInstagram

CORPORATE

  • Tim Eksekutif
  • Ruang Pers
  • Kebijakan Cookie
  • Kebijakan Informasi
  • RSS

KOMUNIKASI

  • Kontak Kami
  • Permintaan Langganan

Anadolu Ajansı © 2026

Google PlayApp Store
Sebelumnya
Selanjutnya
Sebelumnya
Polisi benarkan satu pelaku pembakaran di Dharmasraya anak perwira

Polisi benarkan satu pelaku pembakaran di Dharmasraya anak perwira

Selanjutnya

Pemerintah Indonesia wacanakan perluas perlindungan ikan hiu

Pemerintah Indonesia wacanakan perluas perlindungan ikan hiu

Berita Terkait

Simposium 50 tahun ASEAN digelar di Jakarta

Simposium 50 tahun ASEAN digelar di Jakarta

Flu babi serang Myanmar, 1 orang meninggal

Flu babi serang Myanmar, 1 orang meninggal

Prospek ekonomi Indonesia paling menjanjikan di ASEAN

Prospek ekonomi Indonesia paling menjanjikan di ASEAN

Terorisme jadi fokus bahasan Forum Regional ASEAN

Terorisme jadi fokus bahasan Forum Regional ASEAN

13.000 Polisi dikerahkan untuk pertemuan ASEAN di Filipina

13.000 Polisi dikerahkan untuk pertemuan ASEAN di Filipina

ASEAN dan Rusia sepakat tangkal terorisme

ASEAN dan Rusia sepakat tangkal terorisme

Indonesia harus berperan lebih strategis di ASEAN

Indonesia harus berperan lebih strategis di ASEAN

ASEAN perlu kembangkan fair trade

ASEAN perlu kembangkan fair trade

Peringatan 50 tahun ASEAN di Turki

Peringatan 50 tahun ASEAN di Turki

Rusia resmikan Perwakilan Tetap untuk ASEAN

Rusia resmikan Perwakilan Tetap untuk ASEAN