26 September 2017•Update: 27 September 2017
ANKARA
Rusia akan memulai pengiriman sistem rudal pertahanan udara S-400 ke Turki dalam kurun waktu paling cepat dua tahun, kata Wakil Menteri Pertahanan Ismail Demir, Senin.
"Kami tidak bisa memberikan jadwal pasti, namun yang jelas pengiriman akan dilakukan paling cepat dalam kurun waktu dua tahun," jelas Demir dalam pembukaan Kontes Desain Kendaraan Perang Darat Tanpa Awak di Ankara.
Pekan lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pembayaran pertama untuk S-400 telah diberikan kepada Rusia.
S-400 adalah sistem rudal anti pesawat jarak jauh yang dapat memuat tiga jenis rudal yang mampu menghancurkan sasarannya, termasuk rudal balistik dan rudal jelajah.
S-400 juga dapat melacak dan menarget 300 sasaran dalam satu waktu, dan memiliki ketinggian langit-langit 27 kilometer.
Dilaporkan oleh Goksel Yildirim dan Mustafa Calkaya; Ditulis oleh Sorwar Alam