22 Agustus 2017•Update: 22 Agustus 2017
Levent Tok
ISTANBUL
Sedikitnya 78 warga sipil tewas akibat serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat dan Angkatan Bersenjata Suriah (SDF), Senin, di Provinsi Raqqa di utara Suriah yang dikuasai Daesh.
Menurut cuitan dari akun Twitter kelompok aktivis Raqqa Sedang Dibantai Diam-Diam (RBSS), serangan tersebut menyerang beberapa permukiman di Raqqa selama 24 jam terakhir.
SDF telah dibentuk oleh Partai Pekerja Kurdistan atau Partai Uni Demokratik (PKK/PYD) untuk memerangi Daesh.
Pada awal Juni, koalisi pimpinan AS melaksanakan kampanye militer untuk merebut Raqqa kembali, yang diklaim Daesh sebagai ibu kota khilafah.
Sedikitnya 481 warga sipil tewas di Raqqa selama Juli. Data Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah bulan lalu menunjukkan, selama 8 bulan terakhir, warga sipil yang tewas di Raqqa mencapai 1.400 korban jiwa, termasuk 308 anak-anak dan 203 wanita.
Suriah telah terkepung oleh perang saudara sejak awal 2011 yang dipicu penumpasan aksi protes pro-demokrasi oleh rezim Bashar al-Assad.
Sejak saat itu, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta orang mengungsi. Namun, pejabat rezim Assad menyebutkan jumlah korban konflik jauh lebih rendah dari jumlah yang sebenarnya.