Şeyma Erkul Dayanç
12 Mei 2026•Update: 12 Mei 2026
Otoritas Swedia pada Selasa menyatakan wabah hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar MV Hondius tidak menimbulkan risiko pandemi baru, menurut laporan stasiun penyiaran Swedia SVT.
Pelaksana tugas epidemiolog negara Swedia Erik Sturegard mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Komisi Eropa telah menilai risiko penyebaran infeksi ke masyarakat umum sangat rendah.
“Organisasi Kesehatan Dunia dan Komisi Eropa telah menilai bahwa risiko penyebaran infeksi kepada masyarakat umum sangat rendah. Kami sependapat dengan penilaian tersebut,” kata Sturegard dalam konferensi pers.
Tiga penumpang kapal MV Hondius dilaporkan meninggal akibat hantavirus jenis Andes, yang menyerang paru-paru dan dapat menular antarmanusia, meski otoritas menyebut virus tersebut tidak tergolong sangat menular.
Sturegard mengatakan penyakit itu dapat memiliki tingkat kematian hingga 30 persen.
Menurut Badan Kesehatan Masyarakat Swedia, seorang penumpang asal Swedia yang berada di kapal tersebut saat ini dipantau otoritas penyakit menular regional dan masih menjalani isolasi mandiri di rumah meski tidak menunjukkan gejala.
Otoritas kesehatan juga menyebut masa inkubasi virus dapat berlangsung hingga dua bulan.
Menteri Sosial Swedia Jakob Forssmed mengatakan pemerintah siap bertindak cepat jika diperlukan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Badan Kesehatan Masyarakat Swedia Olivia Wigzell menyatakan koordinasi internasional tengah dilakukan sebagai respons terhadap wabah tersebut.