Ekip
25 November 2017•Update: 26 November 2017
Satuk Buğra Kutlugün
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Donald Trump telah sepakat untuk memerangi "semua jenis kelompok teroris", demikian yang dikatakan pihak kepresidenan Turki akhir Jumat.
Dalam sebuah pernyataan, Kepresidenan mengatakan: "Presiden Erdogan dan Presiden AS Donald Trump bertukar pendapat mengenai krisis Suriah dan isu-isu regional, serta isu-isu bilateral Turki-AS."
Erdogan berbagi informasi dengan Trump soal pertemuan puncak yang baru-baru ini diadakan di kota Sochi Rusia.
"Kedua pemimpin - yang berbicara tentang pentingnya memperkuat hubungan Turki dan AS - sepakat untuk memerangi semua jenis kelompok teroris, termasuk orang-orang seperti Daesh, PKK dan FETO," katanya.
Sebelumnya, Erdogan men-tweet pernyataannya setelah menerima telepon: "Saya melakukan percakapan telepon yang penting dengan Presiden AS Donald Trump hari ini."
Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu - dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Wakil Perdana Menteri Republik Demokratik Kongo Leonard She Okitundu – juga menyebut pembicaraan telepon tersebut.
Menurut Cavusoglu Trump mengatakan kepada Erdogan bahwa AS tidak akan lagi menyediakan senjata untuk kelompok teroris PKK / PYD.
"Mr Trump [...] dengan jelas menyatakan bahwa senjata tidak akan diberikan lagi kepada YPG dan mengatakan bahwa pada dasarnya omong kosong ini seharusnya sudah berakhir sebelumnya," katanya kepada wartawan.