Mehmet Tosun
27 April 2021•Update: 27 April 2021
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin bertemu dengan Ersin Tatar, presiden Republik Turki Siprus Utara (TRNC), menjelang pembicaraan informal terkait status Siprus di Jenewa.
Erdogan bertemu Tatar di kompleks kepresidenan di ibu kota Turki, Ankara, selama sekitar satu jam.
Kedua pemimpin membahas semua aspek hubungan bilateral antara Turki dan TRNC, serta langkah-langkah untuk memperdalam kerja sama.
Kedua pemimpin juga membahas perkembangan terbaru mengenai masalah Siprus, termasuk pembicaraan informal 5 + 1 PBB yang akan diadakan di Jenewa pada 27-29 April.
Pembicaraan informal Jenewa akan diadakan dengan partisipasi oleh TRNC dan pemerintahan Siprus Yunani, serta negara penjamin Turki, Yunani dan Inggris di bawah kepemimpinan PBB.
Masalah Siprus
Siprus telah terperosok dalam perjuangan selama puluhan tahun antara Yunani dan Siprus Turki meski ada serangkaian upaya diplomatik oleh PBB untuk mencapai penyelesaian yang komprehensif.
Pulau itu telah terbagi sejak 1964, ketika serangan etnis memaksa warga Siprus Turki mundur ke daerah pojok pulau demi keselamatan mereka.
Pada 1974, kudeta dari Siprus Yunani yang bertujuan untuk mencaplok seluruh pulau Siprus menyebabkan intervensi militer Turki sebagai kekuatan penjamin.
TRNC didirikan pada tahun 1983.
Pemerintahan Siprus Yunani, yang didukung oleh Yunani, menjadi anggota Uni Eropa pada 2004.