Dilara Zengin
08 Februari 2022•Update: 10 Februari 2022
WASHINGTON
Amerika Serikat dan Jepang akan mengumumkan kesepakatan yang akan mengakhiri tarif 25 persen yang dikenakan pada baja Jepang di bawah mantan presiden Donald Trump.
Dalam pernyataannya pada Senin malam, Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa hingga 1,25 juta metrik ton baja yang diimpor dari Jepang akan diizinkan masuk bebas bea AS setiap tahun.
Hal itu menurut orang-orang yang menolak disebutkan namanya karena rinciannya bersifat pribadi.
Sistem baru yang disepakati oleh kedua negara akan mulai berlaku pada 1 April, tambahnya.
Tarif produk aluminium tidak termasuk dalam perjanjian baru.
Perjanjian tersebut akan membantu memastikan keberlanjutan jangka panjang dari industri baja
Pada tahun 2018, AS memutuskan untuk mengenakan tarif masing-masing 25 persen dan 10 persen untuk baja dan aluminium impor dengan alasan "keamanan nasional".
Menurut data Departemen Perdagangan, AS mengimpor sekitar 1,7 juta metrik ton baja dari Jepang pada 2017 sebelum tarif diberlakukan.
Impor baja AS dari Jepang turun menjadi 1,1 juta ton hingga 2019.
Pada Oktober 2021, AS juga mencapai kesepakatan lain dengan Uni Eropa tentang tarif baja dan aluminium.