Muhammad Abdullah Azzam
29 Desember 2017•Update: 30 Desember 2017
Gökhan Kavak
ABUJA
Pemerintah AS telah menyetujui penjualan 12 pesawat tempur kepada Nigeria yang akan digunakan untuk berperang melawan organisasi teroris Boko Haram.
Panglima Angkatan Udara Nigeria Jenderal Sadique Abu Bakar mengatakan bahwa Duta Besar AS untuk Nigeria Stuart Symington telah mengirim surat yang mengkonfirmasikan penjualan pesawat tempur buatan AS tersebut.
Abu Bakar menyampaikan bahwa pemerintah AS telah meyetujui penjualan 12 pesawat terbang A-29 Super Tucano kepada Nigeria.
Nigeria mempunyai posisi strategis untuk menjaga keamanan di wilayah Sub-Saharan Africa. Nigeria juga merupakan negara yang bertekad untuk menghancurkan Boko Haram dan ancaman keamanan wilayah lainnya.
Abu Bakar mencatat bahwa total nilai pesawat tempur buatan AS itu sernilai USD 593 juta, disamping itu, AS juga akan menyediakan segala persenjataan dan pelatihan terkait pesawat tempur tersebut.
Penyerahan pesawat tersebut akan dilakukan setelah pembayaran dilakukan. Abu Bakar mengatakan bahwa pesawat-pesawat tersebut bisa mereka terima pada akhir Februari 2018.
Sebelumnya, penjualan pesawat tersebut sempat ditunda oleh pemerintahan Barack Obama, dengan alasan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh tentara Nigeria.
Pesawat tempur A-29 Super Tucano telah digunakan di beberapa negara di Afrika, seperti Ghana, Angola, Burkina Faso dan Mauritania.