Astudestra Ajengrastrı
22 Agustus 2018•Update: 23 Agustus 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan pengiriman Rusia dan enam kapal mereka pada Selasa atas dugaan pelanggaran sanksi PBB dan AS atas Korea Utara.
Kedua perusahaan pengiriman tersebut -- Primorye Maritime Logistics Co Ltd dan Gudzon Shipping Co LLC -- diduga mengirimkan produk minyak ke Korut, sebuah pelanggaran atas mandat PBB yang melarang impor semacam itu.
Perusahaan-perusahaan itu juga diduga pemilik kapal Patriot berbendera Rusia, yang oleh Kementerian Keuangan AS dikatakan berbartisipasi dalam dua aksi transfer kapal-ke-kapal sebanyak 3.500 ton minyak mentah ke kapal-kapal Korut.
Pembeli minyak tersebut adalah Bank Taesong, yang oleh Kementerian dituduh terkait dengan Partai Pekerja Kantor Korea 39, sebuah kelompok rahasia "yang terlibat kegiatan ekonomi terlarang untuk pemimpin Korea Utara."
"Transfer kapal-ke-kapal dengan kapal berbendera Korea Utara dari Rusia atau tempat lain dengan suplai, penjualan atau pertukaran barang-barang dari dan ke DPRK dilarang di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB soal Korea Utara dan dapat disaksi dengan undang-undang AS," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin melalui sebuah pernyataan.
Warga Amerika sekarang ini telah dilarang melakukan aktivitas bisnis dengan dua perusahaan pengiriman Rusia tersebut, dan aset-aset yang mereka miliki di AS telah dibekukan.
Enam kapal mereka juga terkena sanksi, termasuk Patriot, Neptun, Bella, Bogatyr, Partizan dan Sevastopol.
Melalui pernyataan terpisah, AS juga berkata telah memasukkan dua individu dan dia perusahaan Rusia dalam daftar hitam karena bekerja di perusahaan yang disanksi AS pada Juni, karena menyediakan pemerintah Rusia perlengkapan bawah air dan sistem penyelaman.
Marina Igorevna Tsareva diduga bekerja untuk Divetechnoservices, perusahaan yang dijatuhi sanksi, termasuk Vela-Marine Ltd., yang didaftarhitamkan oleh Kementerian pada Selasa.
Anton Aleksandrovich Nagibin juga diduga membantu Divetechnoservices melanggar sanksi AS.
Lacno S.R.O. yang berbasis di Slovakia disanksi karena bekerja dengan Divetechnoservices.