Rhany Chairunissa Rufinaldo
25 Oktober 2019•Update: 27 Oktober 2019
Faruk Zorlu
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan reformasi Dewan Keamanan PBB, yang berkomitmen pada kehendak lima anggota tetapnya, sekarang sudah menjadi sebuah kebutuhan bukan lagi keperluan.
Erdogan menekankan poin tersebut dalam sebuah pesan yang disampaikan untuk memperingati hari jadi PBB ke-74.
"PBB harus lebih adil, efektif, transparan dan efisien untuk memenuhi kebutuhan saat ini," ujar dia.
Piagam PBB mulai berlaku pada 24 Oktober 1945 dan diperingati setiap tahun sebagai Hari PBB.
Pada 1971, Majelis Umum PBB merekomendasikan agar hari itu ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh negara-negara anggota.
"Majelis Umum PBB, di mana semua negara anggota diwakili secara setara, harus diperkuat," tambah Erdogan.
Turki, di bawah naungan mediasi PBB, mengambil peran utama dalam banyak kegiatan seperti operasi penjaga perdamaian, kontra-terorisme, bantuan kemanusiaan dan pembangunan serta migrasi dan pengungsi.
"Salah satu tujuan kami adalah menjadikan Istanbul sebagai pusat PBB," tutur presiden.
Dia menambahkan bahwa Turki telah mengambil langkah-langkah penting sejauh ini dan sebagai hasil dari upaya tersebut, Istanbul menjadi salah satu pusat regional dari berbagai badan PBB.
"Atas nama negara dan bangsa saya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang melakukan upaya untuk perdamaian, ketenangan, stabilitas dan kemakmuran umat manusia di bawah payung PBB," ungkap Erdogan.