Muhammad Abdullah Azzam
30 Juni 2020•Update: 30 Juni 2020
Faruk Zorlu, Erdogan Cagatay Zontur, Jeyhun Aliyev
ANKARA
Turki berada dalam "periode pemulihan yang sangat kuat" berdasarkan data ekonomi awal pada Juni ini, kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Senin.
Indeks kepercayaan ekonomi Turki naik tajam menjadi 73,5 pada Juni, ungkap otoritas statistik negara itu pada Senin, angka itu melonjak 19,1 persen dari 61,7 bulan lalu karena Turki melonggarkan pembatasan terkait pandemi Covid-19.
"Pertumbuhan ekonomi 4,5 persen Turki pada kuartal pertama adalah bukti terbesar dari kekuatan dan potensi ekonomi," kata Erdogan setelah pertemuan kabinet di Istana kepresidenan di Ankara.
Erdogan menekankan bahwa Turki akan menjadi salah satu "negara bintang" di dunia yang bangkit pasca-pandemi.
Dia juga menggarisbawahi bahwa Turki menargetkan untuk menurunkan jumlah kasus Covid-19 dan kematian hingga nol.
"Kami bertekad untuk mengeluarkan negara kami dari kelompok risiko," kata dia.
Terkait langkah-langkah pemerintah untuk melindungi masyarakat dari krisis akibat pandemi, Erdogan mengumumkan pemerintah memperpanjang tunjangan kerja pendek satu bulan mendatang, bantuan berupa tunai juga akan berlanjut hingga bulan berikutnya.
"Satu-satunya keinginan kami dari masyarakat dalam proses ini adalah mereka mendukung kami dengan mengikuti aturan, menjaga pekerjaan, produksi, dan melindungi negara," ujar Erdogan.