05 September 2017•Update: 06 September 2017
Canberk Yuksel
NEW YORK
Gubernur negara bagian Florida dan Puerto Rico pada Senin mengumumkan keadaan darurat sementara Badai Irma bergerak menuju wilayah Karibia.
Irma menguat menjadi badai Kategori 4 pada Senin siang dan diperkirakan akan mendarat di Puerto Rico pada Kamis pagi, menurut Pusat Badai Nasional AS.
Pihak berwenang mengatakan badai itu bisa mengakibatkan hujan besar, dan meningkatkan potensi longsor dan banjir bandang.
Terakhir pada pukul 17.00 Seni, Irma terletak 500 kilometer dari Kepulauan Leeward, menurut organisasi tersebut, membawa angin topan secepat 209 kilometer per jam dan bergerak dengan kecepatan 20 kilometer per jam.
Peneliti juga mengatakan terdapat "kemungkinan besar" negara bagian Florida di AS akan "terdampak" oleh badai tersebut pekan ini.
Gubernur Rick Scott menerapkan keadaan darurat di 67 distrik di Florida, dan mengatakan Badai Irma "mengancam".
"Di Florida, kita selalu bersiap-siap menghadapi yang terburuk namun berharap untuk yang terbaik," kata Scott. "Walaupun jalur tepat Irma belum sepenuhnya diketahui pada saat ini, kita tidak bisa tidak siap."
Badai Irma datang sepekan setelah hujan deras dan banjir akibat Badai Harvey yang memporak-porandakan kota Houston di negara bagian Texas, melewati Louisiana dan Kentucky sebelum akhirnya berhenti.