Muhammad Abdullah Azzam
31 Juli 2018•Update: 31 Juli 2018
Mustafa Melih Ahishali
ISTANBUL
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Behram Qasimi mengatakan, “Tak ada agenda pertemuan Iran dan Amerika Serikat (AS)”.
Dalam sebuah konferensi pers di Teheran, Qasimi mengungkapkan bahwa negaranya tak mungkin bernegosiasi dengan AS, selama AS masih bersikap memusuhi Iran.
"Setiap hari AS memperlihatkan bahwa dirinya tak layak dipercaya. Tidak mungkin [bagi kami] untuk bernegosiasi dengan AS selama mereka masih memiliki sikap politik seperti ini,” ungkap Qasimi.
Qasimi mengaku senang atas penyataan anti-Iran oleh Presiden Donald Trump karena telah membuat kelompok oposisi rezim Iran di luar negeri membela Iran.
Beberapa hari lalu, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif berkunjung ke Oman untuk bertemu sejawatnya dari Oman, Yusuf bin Alawi. Setelah pertemuan tersebut, menteri Oman tersebut dikabarkan melakukan kunjungan ke AS.
Menanggapi pertanyaan wartawan soal kunjungan menteri luar negeri Oman ke AS terkait upaya mediasi, Qasimi mengaku dirinya tak mengetahui isi pertemuan Alawi selama berkunjung ke AS.
Oman diketahui memiliki peran sebagai negara penengah antara AS dan Iran.