Chandni
07 Desember 2017•Update: 08 Desember 2017
BERLIN
Kanselir Jerman Angela Merkel menyesalkan keputusan Presiden AS Donald Trump pada Rabu dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
"Pemerintah Jerman tidak mendukung langkah itu karena status Yerusalem belum terselesaikan dalam kerangka solusi dua negara," kata juru bicara Merkel, Steffen Seibert di Twitter.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan AS secara resmi telah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Rabu.
Dia juga telah memberikan arahan kepada Departemen Luar Negeri AS untuk memulai persiapan pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem, kota yang diklaim oleh warga Israel dan Palestina.
Langkah ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa tahun.