Barry Ellsworth
14 Desember 2017•Update: 15 Desember 2017
Barry Ellsworth
TRENTON
Pemerintah Kanada pada Rabu memberikan lampu hijau agar pabrik senjata asal Kanada bisa menjual produk kepada Ukraina. Ukraina berharap langkah itu akan disusul oleh pemerintahan Trump juga.
Ukraina melayangkan permintaan itu setelah pihak Rusia menduduki Krimea pada 2014 lalu. Isu ini juga diungkit pada pertemuan antara Perdana Menteri Kanada dengan Presiden Petro Poroshenko di Ukraina.
Keputusan ini diperkirakan akan ditentang oleh Rusia dan lembaga Amnesty International Canada, yang mengatakan senjata-senjata itu tidak akan digunakan untuk pertahanan, melainkan untuk menertibkan warga.
Situasi HAM di Ukraina harus membaik sebelum siapapun menyetujui penjualan senjata itu, kata Amnesty.
Namun Kanada mengatakan produsen yang ingin menjual ke Ukraina harus mendapatkan izin ekspor dan melalui penelitian "yang akan dinilai kasus per kasus".
Penjualan senjata ini juga akan mendikte siapa saja yang akan menerima senjata itu, bagaimana penggunaan senjata itu, dan melarang penggunaan senjata terhadap warga sipil.
Izin penjualan senjata dari Amerika ke Ukraina masih belum ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump, dengan banyak pihak menduga bahwa Trump tidak ingin dimusuhi Presiden Rusia Vladimir Putin.