Nani Afrida
10 Maret 2018•Update: 11 Maret 2018
Andrew Wasike dan Magdalene Mukami
NAIROBI, Kenya
Kenya pada Sabtu mengatakan bahwa Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson telah membatalkan semua atau sebagian besar acara hari itu karena sedang sakit.
"Tillerson tidak sehat, tapi kondisinya baik dan dapat melanjutkan aktivitasnya sore ini atau besok,” kata sumber Kementerian Luar Negeri Kenya kepada Anadolu Agency.
"Pemerintah melakukan segala sesuatu yang mereka bisa sehingga perjalannya bisa lancar," tambah sumber tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan.
Sabtu pagi Wakil Menteri Luar Negeri AS Steve Goldstein mengatakan bahwa Tillerson sedang sakit dan tetapi tidak ada yang serius.
"Beliau kurang sehat setelah sepanjang dua hari sebelumnya pada isu besar seperti Korea Utara, dimana akan ada pertemuan yang belum terjadi sebelumnya dengan AS,” kata juru bicara tersebut.
Tillerson datang ke negara Afrika Timur pada hari Jumat di mana dia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Kenya Uhuru Kenyatta dan pemimpin oposisi Raila Odinga, yang sebelumnya mengumumkan sebuah gencatan senjata pada malam kunjungannya.
Menurut jadwal yang sebelumnya dikeluarkan Kedutaan Besar AS di Nairobi, Tillers telah dijadwalkan untuk melihat program AS untuk melawan HIV / AIDS di Afrika, bertemu dan berbicara dengan gadis remaja, serta mengunjungi lokasi pemboman kedutaan besar AS tahun 1998 lalu.
Kenya adalah tempat pemberhentian ketiga Tillerson dalam tur ke Afrika selama lima hari.