Chandni
06 November 2017•Update: 07 November 2017
Shukri Hussein dan Fuad Massoud
ADEN, Yaman
Setidaknya 12 orang tewas dan 15 orang terluka dalam insiden ledakan bom mobil bunuh diri di kota Aden, Yaman pada Minggu, menurut sumber medis dan keamanan.
Pelaku menabrakkan mobilnya yang diisi bahan peledak pada pintu gerbang markas keamanan di Aden, kata seorang sumber yang tidak ingin namanya disebutkan.
Beberapa pria lainnya mulai menembaki Departemen Investigasi Kriminal (CID), lanjut sumber tersebut. Dia mengatakan pasukan keamanan mengepung para penyerang dan sempat bentrok.
Kebanyakan korban tewas merupakan anggota pasukan keamanan, menurut polisi.
Serangan itu diklaim oleh kelompok teroris Daesh.
Kantor berita SABA milik Yaman mengutip pejabat Kementerian Dalam Negeri Mayjen Abdullah Yahya Cabir yang mengatakan polisi dengan cepat mengambil kendali situasi di CID.
Pernyataan oleh pendukung Daesh di Twitter menuliskan bahwa 20 prajurit tewas dalam serangan itu.
Aden adalah pusat pemerintahan sementara di Yaman.
Negara Yaman tercabik-cabik oleh perang saudara sejak 2014, ketika pemberontak Houthi mengambil alih pemerintahan, termasuk ibu kota Sanaa.
Konflik makin parah karena campur tangan oleh Arab Saudi dan negara-negara sekutu yang meluncurkan serangan udara pada 2015 untuk mengembalikan kuasa pada pemerintahan sah Yaman.
Pada September, laporan dari PBB mengatakan al-Qaeda menguasai beberapa wilayah di Yaman, mengambil kesempatan di tengah perang di negara itu.