Astudestra Ajengrastrı
15 September 2018•Update: 16 September 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Mantan ketua kampanye Donald Trump, Paul Manafort, mengaku bersalah pada dua dakwaan kriminal pada Jumat, menjadikan kasus ini kemenangan legal terbaru bagi Penasihat Khusus Robert Mueller.
Hakim Distrik AS Amy Berman Jackson menyetujui pengakuan bersalah dan kesepakatannya dalam sidang dengar di pengadilan federal DC. Kesepakatan ini membuat Manafort menghindari sidang kedua yang seharusnya dimulai pada Senin dengan ditukar dengan kerja samanya dalam penyelidikan Mueller, yang mencari tahu apakah ada kolusi yang terjadi antara tim kampanye Trump dengan Rusia dalam pemilihan presiden 2016.
Kerja sama Manafort ini termasuk turut serta dalam proses wawancara, memberikan dokumen-dokumen dan kemungkinan memberikan testimoni. Dia juga harus menyerahkan beberapa akun bank dan properti.
Vonis atas dirinya ditunda sampai Manafort menyelesaikan kerja samanya dengan Mueller.
Dia telah didakwa dalam kasus terpisah pada Agustus, dengan ancaman hukuman sepanjang seumur hidup.
Dakwaan-dakwaan di mana dia mengaku bersalah terkait dengan lobi yang dilakukannya dengan partai politik Ukraina pro-Rusia. Mereka termasuk konspirasi melawan Amerika Serikat, dan konspirasi menghalangi keadilan. Dia menghadapi total tujuh dakwaan untuk sidang, sebelumnya jaksa telah membatalkan lima tuntutan.
Manafort mengaku bersalah telah menyembunyikan jutaan dolar dari petugas pajak dengan cara menyebarkan dana ini ke rekening-rekening di luar negeri. "MANAFORT mencurangi Amerika Serikat lebih dari USD15 juta uang pajak," ujar informasi kriminal dari pengadilan.
"Manafort mencuci uang senilai lebih dari USD30 juta untuk membeli properti, barang, dan jasa di Amerika Serikat, pendapatan yang disembunyikannya dari Kementerian Keuangan, Kementerian Kehakiman, dan yang lainnya," tutur dokumen itu.
Dokumen ini juga berkata mantan ketua kampanye Trump ini bekerja "untuk memengaruhi, menghambat dan mencegah kesaksian" dua orang saksi.
"Hari yang berat untuk Manafort, namun dia menerima tanggung jawabnya," ujar pengacara Manafort Kevin Downing kepada wartawan di depan ruang sidang. "Dia ingin memastikan keluarganya tetap aman dan hidup nyaman. Dia menerima tanggung jawabnya, dan semua orang harus mengingat itu."
Menyusul berita soal pengakuan bersalahnya, Gedung Putih menekankan bahwa kesepakatan yang diambil Manafort "tidak ada hubungannya dengan Presiden atau kemenangannya dalam Pilpres 2016. Sama sekali tidak berhubungan."