Muhammad Abdullah Azzam
09 Desember 2020•Update: 09 Desember 2020
Merve Aydogan, Dilara Hamit
ANKARA
Menteri luar negeri Turki pada Selasa berdiskusi dengan sejawatnya dari Rusia via telepon, lapor sumber-sumber diplomatik.
Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dan Menlu Rusia Sergey Lavrov membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan Karabakh, Ukraina, dan penangkapan serta pembebasan warga Rusia baru-baru ini di Turki, kata sumber tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan karena pembatasan berbicara kepada media.
Pada Senin, dua warga Rusia dibebaskan setelah ditangkap bersama dengan seorang warga negara Turki setelah mengambil rekaman ilegal melalui drone dari pusat penelitian dan pengembangan di Istanbul.
Cavusoglu juga mengadakan pembicaraan telepon dengan mitranya dari Georgia David Zalkaliani untuk membahas kerja sama regional, kata sumber diplomatik secara terpisah.
Kedua menlu tersebut membahas mekanisme trilateral Azerbaijan-Georgia-Turki dan juga perjuangan melawan pandemi Covid-19.
Karabakh Atas
Hubungan antara bekas republik Soviet Azerbaijan dan Armenia tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, juga dikenal sebagai Karabakh Atas, sebuah wilayah yang diakui sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan lainnya.
Ketika bentrokan baru meletus 27 September, tentara Armenia melancarkan serangan terhadap warga sipil dan pasukan Azerbaijan serta melanggar beberapa perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.
Selama konflik, Azerbaijan membebaskan beberapa kota dan hampir 300 pemukiman dan desa dari pendudukan Armenia.
Kedua negara menandatangani perjanjian yang ditengahi Rusia pada 10 November untuk mengakhiri pertempuran dan bekerja sama untuk resolusi yang komprehensif.
Gencatan senjata dipandang sebagai kemenangan bagi Azerbaijan dan kekalahan bagi Armenia, yang pasukannya telah ditarik sesuai dengan kesepakatan.