Erric Permana
14 April 2018•Update: 15 April 2018
BRUSSELS
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Sabtu 14 April 2018 mendukung serangan udara yang dilakukan koalisi Amerika Serikat (AS), Prancis dan Inggris di Suriah.
“Kami mendukung tindakan yang diambil Amerika Serikat, Inggris dan Perancis terhadap pabrik dan penyimpanan senjata kimia milik rezim Presiden Suriah Bashar Al Assad,” ujar Stoltenberg dalam pernyataannya.
“Ini akan mengurangi rezim tersebut melakukan penyerangan terhadap warga sipil dengan menggunakan senjata kimia,”
Dia juga mengatakan penggunaan senjata kimia itu merupakan jelas bentuk pelanggaran terhadap norma dan kesepakatan internasional.
“Penggunaan senjata kimia tidak dapat diterima, dan para pelaku harus diminta pertanggung jawabannya,”
“NATO menilai penggunaan senjata kimia itu merupakan ancaman untuk perdamaian dan keamanan internasional dan sangat penting untuk saling menjaga dan melindungi konvensi senjata kimia”
Presiden Uni Eropa Donald Tusk juga mendukung serangan yang dilakukan koalisi AS tersebut.
“Serangan oleh AS, Perancis dan Inggris ini menegaskan bahwa rezim Suriah bersama dengan Rusia serta Iran tidak bisa lagi melanjutkan tragedi kemanusiaan itu,” ujar Tusk dalam akun resmi Twitternya.
“Uni Eropa akan berdiri bersama sekutu di sisi keadilan,” dia menambahkan.
Pada Jumat malam Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan gabungan dari AS, Inggris dan Prancis melancarkan serangan yang menargetkan penyimpanan senjata kimia.