Ilker Girit
10 Oktober 2017•Update: 11 Oktober 2017
Ilker Girit
ISTANBUL
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tidak ingin Perang Dingin terjadi lagi, kata Sekretaris Jenderal Jens Stoltenberg, Senin.
Dalam sesi pleno Majelis Parlemen NATO di Bucharest, Stoltenberg mengatakan bahwa NATO mendesak Rusia untuk mematuhi komitmen internasionalnya.
Hal itu dikatakannya sebagai tanggapan atas manuver militer Rusia di dekat perbatasan timur Eropa.
Rusia mengadakan latihan militer masif - yang disebut ZAPAD 2017 - bersama Belarus pada September.
Pada saat yang sama, latihan Rapid Trident NATO yang diikuti 14 negara anggota NATO - termasuk Turki - juga sedang berlangsung di wilayah Lvov, barat Ukraina.
NATO juga mengerahkan sejumlah pasukan di negara-negara timur Eropa, seperti Polandia, Estonia, Latvia, dan Lithuania.
"Aksi NATO adalah defensif, seimbang, dan sejalan dengan komitmen internasional kami," jelas Stoltenberg.
Ia mengatakan beberapa manuver NATO merupakan "respon langsung atas aksi Rusia di Ukraina".
"Kami tidak ingin mengisolasi Rusia. NATO tidak ingin ada Perang Dingin lagi," tegas dia.