Rafiu Ajakaye
22 Maret 2018•Update: 23 Maret 2018
Rafiu Ajakaye
LAGOS, Nigeria
Setidaknya 104 dari 110 siswi yang diculik oleh kelompok militan Boko Haram bulan lalu telah dibebaskan, kata pemerintah Nigeria, Rabu.
Lewat sebuah pernyataan, Menteri Informasi Lai Mohamed mengatakan, upaya untuk membebaskan enam siswi lainnya masih berlangsung.
"Sekitar pukul tiga pagi, para siswi dibebaskan tanpa syarat dengan bantuan dari beberapa mitra Nigeria," jelas Mohamed.
“Selama upaya pembebasan, pemerintah menyadari bahwa kekerasan dan konfrontasi bukan jalan keluar karena dapat membahayakan keselamatan jiwa para siswi. Selama masa evakuasi, jeda operasional diberlakukan di daerah-daerah tertentu untuk memastikan perjalanan berlangsung dengan aman," tambah dia.
Menurut Mohamed, para siswi dibebaskan di timur laut kota Dapchi, yaitu di lokasi penculikan. 1 anak laki-laki dan 1 anak perempuan yang diculik pada 19 Februari juga dibebaskan bersama rombongan siswi.
Insiden itu terjadi hampir empat tahun setelah Boko Haram menculik 276 siswi. Setidaknya 113 gadis yang diculik pada 2014 masih belum dipulangkan.
Menurut beberapa laporan media lokal, penculikan itu dilakukan oleh faksi Boko Haram pimpinan Abu Musab Al-Barnawi, sedangkan penculikan Chibok pada April 2014 dilakukan oleh fraksi Abubakar Shekau.
Pembebasan para siswi terjadi sehari setelah Amnesty International mengecam Nigeria, karena telah mengabaikan peringatan dini.