16 Oktober 2017•Update: 17 Oktober 2017
ISTANBUL
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam serangan di sebuah masjid di tenggara Republik Afrika Tengah yang menewaskan lebih dari 20 jemaah.
Jemaah tengah melaksanakan salat jumat ketika kelompok milisi Kristen anti-Balaka menyerang masjid.
Dalam pernyataan, Sekretaris Jenderal Yousef Al-Othaimeen mengutuk “insiden mematikan tersebut dan aksi kekerasan yang terus-menerus dilakukan milisi anti-Balaka”.
Al-Othaimeen juga menyatakan dukungan OKI untuk Republik Afrika Tengah dalam upayanya mengembalikan keamanan dan stabilitas di negaranya.
Sejak 2013, ribuan jiwa tewas dalam kekerasan sektarian dan ribuan lainnya telah mengungsi ke negara-negara tetangga.
Menurut laporan Amnesti Internasional 2015, meskipun ada pasukan penjaga perdamaian internasional, namun lebih dari 5.000 jiwa, sebagian besarnya warga sipil, telah menjadi korban kekerasan sektarian di Republik Afrika Tengah.