Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 Mei 2019•Update: 10 Mei 2019
Feride Pelin Inal dan Busranur Begcecanli
GAZIANTEP, Turki
Oposisi Suriah mengatakan bahwa PBB tetap tidak mampu memberikan keamanan dan stabilitas regional.
"Alasannya adalah bahwa Rusia selalu memveto keputusan PBB," kata Naser al-Hariri, kepala negosiasi Jenewa di Komite Negosiasi Tinggi, Kamis.
Menjelang pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Jumat, Hariri mengecam tindakan Rusia yang dianggap tidak objektif dan memberikan dukungan keuangan dan logistik kepada rezim Assad.
Menurut dia, meningkatnya krisis kemanusiaan juga akan menimbulkan ancaman bagi negara-negara yang berbatasan dengan Suriah, karena akan memicu masuknya pengungsi.
Syria has only just begun to emerge from a devastating conflict that began in 2011 when the Assad regime cracked down on demonstrators with unexpected severity.
Hariri menambahkan bahwa Turki telah memainkan peran yang berpengaruh di kawasan itu sebagai negara penjamin sesuai dengan Perjanjian Sochi yang ditandatangani September lalu dengan Iran dan Rusia untuk menciptakan zona de-eskalasi baru di wilayah Idlib.