Maria Elisa Hospita
13 Maret 2020•Update: 16 Maret 2020
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Badan Pengawas Antikorupsi Pakistan menangkap bos kelompok media terbesar di negara itu karena diduga membeli lahan jauh di bawah harga pasar.
Kepala Eksekutif dan Pemimpin Redaksi Jang Group, Shakilur Rehman, kini ditahan di Lahore dan diinvestigasi oleh Badan Akuntabilitas Nasional (NBA).
"Dia ditahan karena memperoleh lahan dengan harga murah di lokasi strategis di Lahore," jelas seorang juru bicara NBA dalam sebuah pernyataan.
Rehman dijadwalkan untuk hadir di pengadilan di Lahore pada Jumat.
Jang Group, yang menerbitkan koran berbahasa Urdu terbesar di negara itu, Jang, sejak lama vokal mengkritik dominasi militer di bawah pemerintahan Perdana Menteri Imran Khan.
Perusahaan ini juga memiliki jaringan berita dan saluran televisi hiburan, termasuk Geo News.
Lewat pernyataan, seorang juru bicara Jang Group mengecam penangkapan itu dan menuding pemerintah berupaya menekan kebebasan pers.
Jubir itu juga membantah tudingan NAB tentang sengketa tanah, sekaligus menekankan bahwa mereka akan tetap menjunjung kebebasan pers.
Sementara itu, Dawn, kelompok media besar lainnya, mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Sindh, dan mengklaim pemerintah menangguhkan iklannya karena mengkritik kebijakan pemerintah.
PM Khan bulan lalu mengklaim Dawn menerbitkan "berita bohong" tentang pemerintahnya.
NAB, yang dibentuk pada 2000 oleh mantan penguasa militer Jenderal Pervez Musharraf, kerap dituduh menargetkan partai-partai oposisi.