Rıskı Ramadhan
17 April 2018•Update: 17 April 2018
Betul Yuruk
NEW YORK
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membantah pernyataan pejabat Rusia yang mengatakan bahwa Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) masih menunggu persetujuan dari PBB untuk masuk ke Dhouma, Suriah, Senin.
Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric dalam sebuah konferensi pers mengatakan PBB telah memberikan izin kepada OPCW untuk melakukan penyelidikan di Douma.
''PBB telah memberikan izin yang diperlukan kepada OPCW untuk masuk ke Duma dan melakukan penyelidikan,” kata Dujarric.
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan tim OPCW tidak dapat pergi ke Douma karena belum ada persetujuan dari PBB.
Dujarric menyatakan bahwa Sekjen PBB Antonio Guterres mendukung penyelidikan tersebut dan ingin agar OPCW diberikan akses ke semua wilayah.
Dujarric mengungkapkan bahwa perang di Suriah sudah cukup panjang dan harus berubah menjadi proses politik.
Sementara itu, Prancis, Amerika Serikat dan Inggris telah mengajukan rancangan resolusi baru kepada Dewan Keamanan PBB untuk pembentukan sebuah mekanisme PBB yang independen untuk penyelidikan penggunaan senjata kimia di Suriah, pengiriman bantuan kemanusiaan dan proses politik.