Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 September 2019•Update: 25 September 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara pada KTT Aksi Iklim di markas PBB di New York pada Senin.
Di hadapan para pemimpin negara, pengusaha dan masyarakat sipil, Guterres mengatakan bahwa darurat iklim adalah balapan yang bisa dimenangkan.
Dia juga berbicara tentang perjalanannya ke berbagai negara baru-baru ini, termasuk Mozambik dan Bahama yang mengalami dampak perubahan iklim.
"Jangan salah, ketika kita melihat gambar-gambar itu, kita tidak hanya melihat kerusakan. Kita melihat masa depan jika kita tidak bertindak sekarang," kata Guterres.
PBB memperkirakan bahwa dunia perlu meningkatkan usahanya tiga hingga lima kali lipat untuk menahan perubahan iklim ke tingkat yang ditentukan oleh ilmu pengetahuan - kenaikan paling banyak 1,5 derajat celcius - untuk menghindari meningkatnya kerusakan iklim.
"Generasi saya telah gagal dalam bertanggung jawab untuk melindungi planet kita. Ini harus berubah," kata Guteres.
Sekjen PBB itu menegaskan bahwa perubahan iklim disebabkan oleh kita dan solusi harus datang dari kita.
"Kita memiliki alat, teknologi ada di pihak kita. Keadaan darurat iklim adalah balapan yang kita kalah, tapi juga balapan yang bisa kita menangkan," tambah dia.