Muhammad Abdullah Azzam
29 Agustus 2019•Update: 30 Agustus 2019
Alaattin Doğru
DAKAR
Setidaknya 11 orang tewas dalam bentrokan bersenjata antara penggembala dan petani di Chad.
Media setempat melaporkan baku tembak terjadi antara penggembala dan petani di desa Sandana, kota Moyen Chari, bagian selatan negara tersebut.
Bentrokan itu menewaskan tujuh petani, tiga penggembala dan seorang pendeta. Sementara ratusan sapi musnah selama bentrokan tersebut.
Otoritas sudah mengerahkan pasukan ke daerah tersebut. Pihak keamanan menyita senjata milik kedua kelompok.
Di sisi lain, para pejabat setempat turun tangan untuk mendamaikan kedua kelompok.
Hampir 50 orang tewas selama konflik yang terjadi pada Agustus di kota timur Ouaddai dan Sila.
Sekitar 10 hari setelah insiden kekerasan itu otoritas mengumumkan keadaan darurat di kota-kota tersebut.
Saat berkunjung ke wilayah itu, Presiden Chad Idris Debi mengatakan kepada pejabat lokal bahwa jika terjadi kembali bentrokan antara gembala dan petani maka pihak berwenang akan membunuh 10 orang dari kedua belah pihak.
Pernyataan Presiden Chad itu menggemparkan seluruh negeri.