Rıskı Ramadhan
21 Februari 2018•Update: 21 Februari 2018
Ahmed al-Masri, Hamdi Yıldız
DOHA
Qatar dan Chad pada Rabu dilaporkan telah menandatangani MoU yang bertujuan untuk membangun kembali hubungan diplomatik antara kedua negara yang sempat terputus selama krisis Teluk.
Menteri Luar Negeri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan Menteri Luar Negeri Chad, Cherif Mahamat Zene menandatangani MoU tersebut di gedung Kementerian Luar Negeri di Doha, menurut informasi dari sumber politik.
Menurut kesepakatan tersebut, kedua negara akan kembali membangun hubungan diplomatik.
Selain itu, duta besar kedua negara tersebut juga akan kembali bertugas.
Juni lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar, menuduh Doha mendukung terorisme.
Qatar menampik semua tuduhan itu dan mengatakan aksi Arab Saudi itu adalah pelanggaran hukum internasional dan mengabaikan kedaulatan Qatar.
Chad menuding Qatar mengganggu stabilitas negaranya melalui wilayah Libya. Chad menutup kedutaan besar Qatar dan meminta diplomat-diplomat Qatar untuk meninggalkan negaranya dalam batas waktu 10 hari pada 23 Agustus lalu.