Seda Sevencan
04 Maret 2022•Update: 09 Maret 2022
ISTANBUL
Perdana Menteri Georgia Irakli Garibashvili pada Kamis menandatangani permohonan keanggotaan negaranya di Uni Eropa (UE), menurut Kementerian Luar Negeri negara itu.
Kemlu Georgia mencatat di Twitter bahwa Garibashvili menandatangani pendaftaran untuk bergabung dengan Uni Eropa.
"Dengan demikian membuka babak baru yang lebih baik, yang memang layak diterima oleh negara kami, karena kami telah mengikuti prinsip-prinsip demokrasi dan kebebasan selama berabad-abad!" seru kementerian Georgia itu.
Georgia pada Rabu mengumumkan bahwa mereka akan secara resmi mengajukan keanggotaan UE pada Kamis.
Pengumuman itu dibuat di Twitter oleh Shalva Papuashvili, kepala parlemen Georgia, dan Nikoloz Samkharadze, ketua Komite Hubungan Luar Negeri parlemen.
Langkah Georgia untuk bergabung dengan blok Eropa datang di tengah tawaran Ukraina untuk mempercepat pendaftaran keanggotaannya.
Setelah perang Rusia di Ukraina, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menandatangani permintaan resmi untuk bergabung dengan Uni Eropa minggu ini dan mengulangi seruannya kepada UE dalam pidatonya pada Rabu.
Presiden dari delapan negara anggota UE – Bulgaria, Republik Ceko, Estonia, Latvia, Lithuania, Polandia, Slovakia, dan Slovenia – baru-baru ini merilis sebuah surat terbuka yang mendorong blok tersebut untuk memberikan status calon anggota Uni Eropa kepada Ukraina.