EKip
22 April 2018•Update: 23 April 2018
Hussein Mahmoud Ragab Elkabany dan Ayse Sumeyra Aydogdu
KAIRO
Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi pada Sabtu merundingkan serangan udara gabungan Prancis, AS, dan Inggris terhadap Suriah dengan pemimpin Prancis Emmanuel Macron.
Menurut pernyataan dari kepresidenan Mesir, Sisi dan Macron juga membicarakan krisis Timur Tengah dan Suriah.
Pernyataan itu mengutip Macron yang mengatakan serangan itu dilakukan mengikuti kerangka hukum.
Sisi menegaskan sikap Mesir terhadap penggunaan senjata kimia di Suriah dan menuntut untuk penyelidikan yang dilakukan dengan standar internasional.
Presiden Mesir itu akan ke Paris pekan depan untuk konferensi mengenai pendanaan terorisme, tambah pernyataan itu.
Pasukan rezim Assad menyerang target di pinggiran Damaskus awal bulan ini, diduga menggunakan gas beracun yang mengakibatkan setidaknya 78 warga sipil tewas, menurut White Helmets, badan pertahanan sipil lokal.
Pada 14 April, Prancis berkoordinasi dengan AS dan Inggris untuk meluncurkan serangan militer di Suriah untuk menganggapi dugaan penggunaan senjata kimia itu.