Maria Elisa Hospita
22 Maret 2019•Update: 22 Maret 2019
Ahmed Youssef
DOHA
Qatar berencana membangun sebuah kota yang dikhususkan untuk pendidikan militer.
"Rencananya kota itu akan mencakup institut, pusat dan lembaga pendidikan militer, dan fasilitas pelatihan dan olahraga," jelas Hamad bin Ahmed al-Nuaimi, kepala perguruan tinggi dan lembaga untuk Angkatan Bersenjata Qatar, pada Kamis.
Proyek itu, lanjut dia, akan menjadi "langkah maju" bagi militer Qatar.
Al-Naimi kemudian mengumumkan beberapa inisiatif lain, termasuk rencana pembangunan akademi ilmu militer dan perang.
"Angkatan Bersenjata Qatar baru-baru ini membuat langkah besar, baik dalam hal persenjataan dan tenaga kerja," kata dia lagi.
Pada pertengahan 2017, sebuah blok negara-negara yang dipimpin Saudi memberlakukan embargo terhadap Qatar setelah menuduh negara itu mendukung kelompok-kelompok teroris.
Sementara itu, Doha, membantah tuduhan itu, dan menyebut embargo pimpinan Saudi sebagai "pelanggaran hukum internasional".