Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 Juli 2020•Update: 04 Juli 2020
Ahmed Yousef
DOHA
Menteri Luar Negeri Qatar Mohamed bin Abdulrahman Al-Thani memuji hubungan strategis negaranya dengan Turki.
"Hubungan strategis antara Qatar dan Turki tumbuh dari hari ke hari, khususnya di bidang ekonomi, investasi, komersial, energi dan kerja sama pertahanan untuk melayani kepentingan bersama negara kita," kata bin Abdulrahman melalui Twitter, Jumat.
Pada Kamis, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengunjungi Qatar untuk melakukan pembicaraan dengan emir Tamim bin Hamad Al-Thani.
Erdogan didampingi oleh Menteri Keuangan Berat Albayrak dan Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar, bersama dengan Direktur Komunikasi Fahrettin Altun, juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin dan kepala organisasi intelijen Turki Hakan Fidan.
Asisten Menteri Luar Negeri Qatar Lolwah al-Khater mengatakan kunjungan Erdogan dilakukan untuk mengonfirmasi kedalaman hubungan bilateral antara kedua negara".
Berbicara kepada televisi Al Jazeera, al-Khater mengatakan ada konsensus luas antara Doha dan Ankara.
"Kedua negara mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya dan mendukung solusi politik di Libya berdasarkan Perjanjian Skhirat," ujar al-Khater.
Pemerintah yang diakui secara internasional telah diserang oleh pasukan panglima pemberontak Khalifa Haftar sejak April 2019, dengan lebih dari orang 1.000 tewas dalam kekerasan.
*Ahmed Asmar berkontribusi pada berita ini dari Ankara