Muhammad Abdullah Azzam
12 September 2019•Update: 12 September 2019
Dmitri Chirciu
MOSKOW
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov memengungkapkan bahwa dunia berhadapan dengan risiko perang nuklir karena rusaknya stabilitas strategis internasional.
Dalam pidatonya di Universitas Riset Nasional "Sekolah Tinggi Ekonomi", Ryabkov menyinggung soal situasi keamanan internasional.
"Dengan situasi saat ini internasional berhadapan dengan risiko perang nuklir. Sangat disayangkan ini adalah fakta," kata Wamenlu Rusia Ryabkov.
Ryabkov mengungkapkan Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) yang ditandatangani negaranya dengan Amerika Serikat (AS) pada 2010 akan segera berakhir.
“Langkah-langkah mitra Barat kami menjadi lebih keras. AS mengatakan belum siap untuk pembicaraan tentang perjanjian New START,” tutur dia.
Ryabkov menyatakan negaranya terbuka untuk bernegosiasi dengan AS mengenai stabilitas strategis.