Umar Farooq
10 November 2018•Update: 11 November 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Presiden AS Donald Trump menandatangani pernyataan yang menolak imigran menyeberangi perbatasan AS-Meksiko secara ilegal untuk mencari suaka di Amerika.
Langkah ini merupakan reaksi atas serombongan imigran yang bergerak ke utara menuju perbatasan selatan AS, yang berencana mencari suaka begitu mereka tiba, namun secara ilegal.
Pemerintah telah memperketat keamanan perbatasan, dengan mengirimkan 7.000 pasukan militer ke sebelah selatan perbatasan dan titik-titik “rawan” pintu masuk.
“Keberlanjutan dan ancaman migrasi massal alien yang tanpa dasar masuk ke Amerika Serikat lewat perbatasan kami telah memicu krisis dan merusak integritas perbatasan,” kata Trump.
Kelompok terbesar itu dilaporkan berjumlah sekitar 5.000, diikuti kelompok lainnya dalam jumlah lebih sedikit.
Berawal dari Honduras, mereka berjumlah total hingga 7.000 orang, berasal dari negara-negara Amerika Tengah lainnya yang bergabung dalam perjalanan berjalan kaki sepanjang 2.500 kilometer untuk mencapai AS.
Mayoritas rombongan terdiri dari orang Honduras yang melarikan diri dari kekerasan dan kemiskinan di negara asal.
Trump mengatakan bahwa dia menandatangani pernyataan ini untuk “mengarahkan alien ini ke pelabuhan masuk” ketimbang mencoba mengelilingi perbatasan pelabuhan-pelabuhan sepanjang 3.200 kilometer.
“Masuknya sejumlah besar alien ke Amerika Serikat secara tidak sah antara pelabuhan masuk di perbatasan selatan bertentangan dengan kepentingan nasional,” kata Trump. “Hukum kami telah lama mengakui bahwa orang asing yang berusaha memasuki Amerika Serikat secara tidak sah harus melakukannya di pintu masuk.”
Pernyataan itu akan berlangsung selama 90 hari. Setelah itu Sekretaris Negara, Jaksa Agung, dan Sekretaris Keamanan Dalam Negeri akan meninjau untuk merekomendasikan perpanjangan.
Meski imigran yang menyeberang secara ilegal di AS tidak akan diberikan suaka, Trump mengatakan bahwa mereka akan memberikan perlindungan tertentu namun dia tidak menjelaskan perlindungan apa itu.