Esref Musa
22 April 2018•Update: 23 April 2018
Esref Musa
AFRIN, Suriah
Sekitar sebulan sejak membebaskan kawasan perbatasan Turki dari cengkraman teroris, militer Turki membuka rumah sakit darurat di Afrin, Suriah.
Rumah sakit itu, yang bisa menampung hingga 400 pasien per hari, melayani penduduk kota Jinderes dengan perawatan dan obat-obatan tanpa biaya.
Selain perawatan darurat, rumah sakit itu juga membuka layanan pediatri, penyakit dalam, terapi fisik, THT, laboratorium, radiologi, anestestiologi, perawatan mata, dan dokter umum.
Mereka juga berencana membuka layanan dokter gigi dan ginekologi.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Pada 18 Maret, pasukan Suriah yang didukung oleh militer Turki membebaskan pusat kota Afrin.
Angkatan Bersenjata Turki kini membantu memulihkan keadaan normal di Afrin dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan.