Gozde Bayar
03 Juni 2019•Update: 04 Juni 2019
Gozde Bayar
ANKARA
Turki pada Senin meminta warganya untuk menjauh dari demonstrasi yang tengah berlangsung di Sudan.
“Karena insiden yang tengah berlangsung di pusat kota Khartoum, penting agar warga negara Turki menjauh dari jalan-jalan dan demonstrasi, jika memungkinkan,” ujar duta besar Turki untuk Sudan, Irfan Neziroglu, lewat sebuah pesan kepada Anadolu Agency.
Orang-orang Turki dapat menghubungi kedutaan jika terjadi keadaan darurat, sekaligus mengatakan bahwa kedutaan memantau insiden itu dengan cermat.
Setidaknya lima demonstran tewas dan puluhan lainnya terluka ketika pasukan keamanan pada Senin bergerak untuk membersihkan lokasi utama demo di dekat markas tentara di Khartoum.
Pada awal April, pasukan militer Sudan menggulingkan Presiden Omar al-Bashir yang telah 30 tahun menjabat, setelah berbulan-bulan demonstrasi rakyat menentang kekuasaannya digelar.
TMC kini mengawasi periode transisi dua tahun di mana dia berjanji untuk menggelar pemilihan presiden.
Demonstran tetap berada di jalanan menuntut agar TMC memberikan kekuasaan—sesegera mungkin—ke masyarakat sipil.