19 Oktober 2017•Update: 19 Oktober 2017
Ercan Canbolat
ANKARA
Duta Besar Indonesia untuk Turki Wardana mengatakan negara-negara yang tergabung dalam Developing 8 (D-8) berperan penting dalam ekonomi global, terutama untuk menyejahterakan masyarakatnya.
Menurut Wardana, D-8 didirikan 20 tahun lalu guna merumuskan kerjasama ekonomi dalam membangun kesejahteraan negara anggota dan sekitarnya.
"Perekonomian global saat ini dihadapkan pada banyak tantangan yang jika tak ditangani dengan baik akan menimbulkan masalah yang lebih besar,” ujar Wardana menjawab pertanyaan koresponden Anadolu Agency sebelum Konferensi Tingkat Tinggi D-8 yang akan digelar di Istanbul besok.
Menurut Wardana, banyak kesempatan bagi anggota D-8 untuk mengembangkan diri dalam sektor-sektor industri, pertanian, energi, transportasi dan lainnya.
D-8, lanjut Wardana, akan mencapai potensi yang diharapkan ketika kerjasama antara sektor publik dan swasta terbangun.
Oleh karena itu, sangat penting bagi negara-negara D-8 bekerjasama dengan komunitas bisnis dan melihat apa yang bisa mereka berikan, kata Wardana.
Wardana juga mengatakan pemerintah tidak bisa menghadapi tantangan ekonomi secara sendiri, melainkan harus ada kerjasama dengan komunitas bisnis.
“Anggaran dasar D-8 menyatakan bahwa negara anggota perlu menginvestasikan usaha dan sumber daya mereka untuk mengembangkan kerjasama ekonomi,” jelas dia.
“Oleh karena itu, D-8 harus menjadi forum meningkatkan kerja sama ekonomi negara-negara anggota untuk keuntungan dan kemakmuran rakyat kita,” tambah Wardana.