Övünç Kutlu
18 Januari 2018•Update: 19 Januari 2018
Nilai mata uang virtual Bitcoin pada Selasa tercatat anjlok hingga di bawah USD10 ribu.
Nilai Bitcoin yang mengalami penurunan sebesar 18,5 persen pada Senin, kembali merosot sebesar 16,5 persen pada Selasa. Nilai Bitcoin pada Selasa sekitar pukul 21.24 WIB tercatat berada pada posisi USD9.662.
Dengan begitu, penurunan nilai Bitcoin selama dua hari terakhir hampir mencapai 30 persen, dan menghapus seluruh kenaikan yang didapat sejak awal Desember.
Penurunan tersebut juga mengakibatkan nilai kapitalisasi pasar Bitcoin turun sebesar USD30 miliar pada Selasa.
Para ahli menilai, investor telah mengambil posisi menjual mata uang virtual karena kekhawatiran akan meningkatnya regulasi di Tiongkok dan Korea Selatan, yang merupakan dua dari tiga negara yang memiliki permintaan terbesar terhadap mata uang virtual.
Menteri Keuangan Korea Selatan Kim Dong-yeon pada Senin mengatakan bahwa ada kemungkinan perdagangan mata uang virtual akan dilarang di negaranya. Dia juga menyatakan pemerintah Korea Selatan sedang menangani masalah ini.
Selain itu, pejabat Tiongkok juga juga sebelumnya menyatakan bahwa akses ke platform perdagangan uang virtual di negara tersebut dapat dicabut.
Nilai mata uang virtual lainnya juga terlihat menurun menyusul anjloknya Bitcoin.
Pada Selasa, nilai Ethereum tercatat mengalami penurunan sebesar 28 persen menjadi USD801 sementara nilai Ripple turun 31 persen menjadi USD0,89.