Iqbal Musyaffa
16 November 2020•Update: 17 November 2020
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan pada Oktober Indonesia meraih surplus neraca perdagangan terbesar sepanjang 2020 sebesar USD3,61 miliar.
Surplus tersebut diraih dari total ekspor sebesar USD14,39 miliar sementara impor USD10,78 miliar.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan surplus ini menjadi yang keenam secara beruntun.
Dia mengatakan sepanjang tahun ini Indonesia hanya mengalami dua kali defisit neraca perdagangan yakni pada Januari sebesar USD0,64 miliar dan April USD0,37 miliar.
“Surplus neraca perdagangan ini lebih besar dari periode yang sama tahun lalu dengan jumlah USD0,12 miliar,” ujar Setianto dalam konferensi pers virtual, Senin.
Berdasarkan kondisi ini, maka sejak Januari hingga Oktober Indonesia meraih surplus neraca perdagangan sebesar USD17,07 miliar, terdiri dari total ekspor USD131,54 miliar dan impor USD114,47 miliar.
Berdasarkan data BPS tersebut, neraca perdagangan tahun ini lebih baik dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat defisit USD2,11 miliar dari total ekspor USD139,31 miliar dan impor USD141,43 miliar.