Muhammad Abdullah Azzam
26 Juli 2018•Update: 26 Juli 2018
Zehra Ulucak, Emre Aytekin
ANKARA
Sedikitnya 20 orang tewas dan lebih dari 100 orang hilang akibat terseret gelombang air setelah sebuah bendungan jebol di bagian tenggara Laos pada Senin malam.
Kantor Berita Laos KPL melaporkan, sejumlah desa yang berada di pesisir sungai tersapu air setelah bendungan Xe-Pian Xe-Namnoy, yang sedang dibangun di wilayah tenggara Laos, jebol akibat hujan deras.
Jebolnya bendungan membuat lima miliar liter air menghantam enam desa dan menyebabkan lebih dari 1.300 keluarga kehilangan tempat tinggal.
Belum diketahui penyebab jebolnya bendungan yang dibangun sejak tahun 2013 dan rencananya akan beroperasi tahun depan itu.
Tim penyelamat masih terus melakukan operasi pencarian di berbagai tempat.
Perdana Menteri Laos Thongloun Sisoulith membatalkan pertemuan kabinet untuk mendatangi wilayah insiden itu.
Pemerintah setempat juga mendesak semua pihak untuk menyalurkan bantuan, terutama makanan dan obat-obatan kepada warga di wilayah tersebut.