Erric Permana
27 Desember 2017•Update: 28 Desember 2017
Erric Permana
JAKARTA
Kementerian Perhubungan meminta masyarakat untuk bersabar jika terjadi keterlambatan penerbangan pada libur Tahun Baru mendatang.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso memperkirakan pada akhir Desember mendatang cuaca ekstrem akan melanda wilayah Indonesia.
“Desember-Januari diprediksi akan menjadi puncak dari musim penghujan,” ujar Agus Santoso melalui keterangan pers yang diterima Anadolu Agency.
Agus juga meminta seluruh maskapai penerbangan selalu mempertimbangkan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan No.160.
Terlebih, Agus memperkirakan pada liburan Tahun Baru 2018 mendatang jumlah penumpang akan meningkat.
“Untuk itu saya tetap instruksikan untuk para penyelenggara penerbangan agar tetap bekerja sama dan bekerja keras sesuai dengan standar prosedur operasi yang sudah ada,” lanjutnya.
Sementara itu, arus penumpang udara angkutan Natal 2017 pada H-7 (18 Desember) hingga Hari H Natal (25 Desember) tercatat mengalami kenaikan dibanding pada periode yang sama tahun 2016 lalu.
Agus mengatakan, dari 35 bandara domestik ada sekitar 264.217 penumpang. Jumlah ini meningkat 9,03 persen dibandingkan Hari H Natal tahun lalu yang hanya 242.343 penumpang.
Dari laporan Posko Terpadu Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara tersebut, hingga saat ini tidak ada permasalahan yang berarti terkait operasional angkutan udara di semua bandara yang dipantau.