Erric Permana
11 April 2018•Update: 12 April 2018
Erric Permana
JAKARTA
Partai Oposisi Gerindra kembali mencalonkan Ketua Umumnya Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden dalam Pemilu 2019 mendatang.
Keputusan itu diambil saat dilakukannya Rapat Pimpinan Nasional Partai Gerindra 10 April 2018 di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan rilis Partai Gerindra yang diterima Anadolu Agency, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan hampir mayoritas anggota partai di sejumlah tingkatan menginginkan Prabowo untuk kembali maju.
"Sebanyak 34 Ketua DPD tingkat Propinsi Partai Gerindra, 529 Ketua DPC tingkat Kabupaten serta 2.785 Orang anggota DPRD Kabupaten Kota dan 251 Orang anggota DPRD Tingkat Propinsi dan 73 anggota DPR RI," ujar Ahmad Muzani.
Keputusan partai kata dia juga memberikan mandat penuh untuk membangun koalisi serta memilih calon wakil presiden.
Dalam Rakornas tersebut, Prabowo disebut menerima mandat yang diputuskan oleh partai dan akan segera membentuk koalisi mencari calon pendampingnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa pada Pemilu 2014 lalu dikalahkan oleh pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla.
Joko Widodo - Jusuf Kalla saat itu meraih 53 persen suara sementara pesaingnya hanya mampu meraih suara 49 persen.